Archive for the 'coral reef' Category

BINTANG LAUT MAHKOTA DURI (Acanthaster planci, ASTEROIDEA)

Imam Bachtiar
Pusat Penelitian Pesisir dan Laut, Universitas Mataram
Email: bachtiar.coral@gmail.com

A. PENDAHULUAN
Bintang laut Acanthaster planci merupakan salah satu masalah besar yang potensial dihadapi di dalam pengelolaan terumbu karang. Di antara pemangsa karang yang ada, A. planci adalah pemangsa karang yang paling berbahaya ketika terjadi peledakan populasi (outbreak), sehingga hampir seluruh karang hidup dimangsa oleh A. planci. Kerusakan terumbu karang akibat A. planci telah dilaporkan di seluruh dunia, misalnya Jepang, Australia, Palau, Guam, Vanuatu, Papua, Vietnam dan Indonesia. Walaupun peledakan populasi A. planci di Indonesia telah banyak dilaporkan secara lisan, publikasi tentang masalah ini masih sangat sedikit. Publikasi tentang A.planci yang tersedia banyak berasal dari Jepang dan Australia. Continue reading ‘BINTANG LAUT MAHKOTA DURI (Acanthaster planci, ASTEROIDEA)’

HERBIVORI DALAM PENGELOLAAN TERUMBU KARANG

Ditulis oleh Imam Bachtiar
Pusat Penelitian Pesisir dan Laut, Universitas Mataram
bachtiar.coral@gmail.com

1. Pengenalan Istilah Herbivori
Herbivori (herbivory) atau grazing adalah proses atau kegiatan hewan herbivora mengkonsumsi bagian tubuh tanaman, dimana tanaman tidak mati akibat kegiatan tersebut. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), padanan kata untuk kedua istilah tersebut belum ada. Sebagian peneliti telah menggunakan istilah ‘perumputan’ sebagai padanan kata ‘grazing’, walaupun perumputan juga tidak masuk di dalam KBBI. Pada kamus tersebut sudah dikenal istilah ‘herbivora’ sebagai kata serapan dari bahasa asing, sehingga istilah ‘herbivori’ sebagai perubahan bentuk dari kata ‘herbivora’ digunakan di dalam tulisan ini. Penggunaan istilah ‘perumputan’ dapat memberikan kesan hanya mempunyai arti pemakanan rumput, tidak termasuk makroalga atau tanaman lainnya. Di dalam publikasi ilmiah tentang ekologi terumbu karang penggunaan istilah ‘herbivory’ juga lebih banyak dibandingkan dengan ‘grazing’. Continue reading ‘HERBIVORI DALAM PENGELOLAAN TERUMBU KARANG’

PENGELOLAAN TAMAN WISATA ALAM LAUT GILI MATRA, KABUPATEN LOMBOK BARAT

Ditulis oleh Imam Bachtiar Pusat Penelitian Pesisir dan Laut, Universitas MataramEmail: bachtiar.coral@gmail.com
Abstract

Pengelolaan sumberdaya di kawasan konservasi laut (KKL) merupakan masalah yang belum dapat ditangani secara baik oleh pemerintah. Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Gili Matra merupakan contoh kasus dari kuatnya pengelolaan oleh masyarakat dibandingkan dengan yang direncanakan oleh pemerintah. Tetapi pengelolaan oleh masyarakat yang tumbuh tanpa pengendalian pemerintah dapat membahayakan misi konservasi. Mandat besar yang harus dilakukan oleh BKSDA (Balai Konservasi sumberdaya Alam) untuk menyelamatkan misi konservasi seyogyanya diiringi juga dengan kewenangan yang besar.

 

Continue reading ‘PENGELOLAAN TAMAN WISATA ALAM LAUT GILI MATRA, KABUPATEN LOMBOK BARAT’